2012/09/14

Ketika Ketakutan Menjadi Nomor 1

Pernah nggak sih, ngerasa "lebih baik mati daripada blabla..." nah, kali ini mau bahas, apakah kalian-kalian pernah pernah memilih mati daripada berbicara di depan umum? 



Berbicara itu emang mudah, mudah banget. Anak-anak umur 2 tahun aja bisa bicara, apalagi kita dan orang dewasa yang udah hidup lama? 



Tapi kenapa? Saat kita berbicara di depan umur, rasanya nyess gitu, ada perasaan sesuatu. Entah kenapa, padahal misalnya kalo kita presentasi di depan kelas, itu didepan temen-temen sendiri, rasanya kayak kita tuh dikelilingi monyet-monyet liar sekelompok malaikat pencabut nyawa.

"malu bangeeet..."

Ngebayangin nggak sih? Gimana jadi seorang Ir. Soekarno bahkan Adolf Hitler yang pidato mereka bisa merubah dunia? Ciyush deh, gaya bahasa mereka keren, cara menyampaikannya apalagi, walaupun nggak berbunga-bunga, tapi gaya bahasa mereka lugas. Sistematis dan tidak berbelit-belit.

Ekspresi yang banyak kadang juga bisa 
membuat mata para penonton tertuju padamu:*

Gaya berbicara setiap orang itu juga berbeda-beda loh, ada yang terlalu semangat ketika di depan audience, ada yang suka goyang-goyangin badan, ada yang diem aja, ada yang diem trus tangan ditaruh di belakang, ada yang selalu melihat keatas, ada yang merem, ada yang nyengir-nyengir "eeee, apaya... eee, aduh lupa."


----------------------
Isi form dibawah dulu yuk, mau ya. Mau dong :D Plis nih, buat tugas Biologi soalnya.


Name:
Email Address:
Pernah ngalamin grogi saat berbicara depan umum nggak? Ya
Enggak
Kadang-kadang
Kamu adalah seorang? Pelajar
Pekerja
Nganggur
Meneketehe
Apa yang dirasain ketika berbicara di depan umum?
Biasanya kalau gugup itu gara-gara apa?
Kalau gugup, dan emang terpaksa bangetbanget harus berbicara di depan umum cara ngatasinnya gimana?


This form powered by Freedback

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Udah dijawab? Oke, kalo udah makasih pake banget ya kawan-kawan semua yang baik hati dan tidak sombong. Nah sekarang, ada tips nih dari saya *kibas rambut* *kutu terbang* *pembaca kabur*

Pertama dan yang paling utama, kita harus menguasai materi apa yang kita akan bicarakan nanti di depan orang banyak. Nggak usah dihapal, selow aja. Yang penting ngerti, kuasai itu materi. Kan kalo dihapal susah tuh, mending kita pake improvisasi aja.

Kedua, hindari kontak mata. Sips, jangan liatin mata orang-orang di depan kamu, ntar kehipnotis... eh ngga deng, ntar jadi grogi, ya semacam kalo ngobrol sama pacar, takut kan liat matanya? Saya jomblo jadi nggak ngerasain (hiks) cukup liat jidat atau rambut audience aja.

Ketiga, olah napas. Yalah, kalo lagi ngomong di depan orang banyak jangan ditahan napasnya, ntar mati. Jangan juga kebanyakan napas, ntar banjir! (loh) caranya, ya olahraga sebelum berbicara di depan umum, tarik napas--- buang, tarik napaass--- buang.

Keempat, jadilah diri sendiri. Yep, jangan coba-coba berusaha niru gaya bicara orang lain kalo kamunya emang nggak bisa. Just be yourself. Kadang perbedaan itu yang membuat kita menarik. Jangan takut salah, kita manusia. Dan cobalah berpikir bahwa semua orang pernah gagal, termasuk kamu, aku, kita semua:* 

Kelima, LATIHAN! Latihan bicara di depan cermin, minta bantuan ortu buat ndengerin, atau teman-teman. Atau kalo mau silahkan pergi ke hutan dan bernyanyilah... #nein 


Semangka! Semangat kaka biar nggak ketakutan lagi kalo ngomong di depan orang banyak! Oiya, ada juga kan yang kalo mau berbicara di depan umum harus bawa benda kesayangan? Kayak pensil, penghapus, kalo saya pribadi sih sapu tangan-_- jadi kalo grogi, remes-remes aja itu sapu tangan. Eaeak.

Syudah aja yuk, semoga bermanfaat. Merdeka!




syumber:

4 comments:

  1. salam sukses gan, bagi2 motivasi .,
    nikmatilah hidupmu agar kamu tidak merasa bosan dalam setiap keadaan.,.
    ditunggu kunjungan baliknya gan .,.

    ReplyDelete
  2. cara bikin angket gituan gimana sih?

    ReplyDelete

Have something to say? Fire away! Let's discuss together.